Pembuatan Inhibitor Reseptor Interleukin-6 ( IL-6 ) Baru yang Aplikatif terhadap Terapi Gen untuk Tumor Dependen IL-6
Interleukin-6 ( IL-6 ) adalah suatu molekul kunci yang terlibat di dalam perkembangbiakan sel dan di dalam produksi faktor pertumbuhan endothelial vaskuler dari beberapa penyakit kanker. Selain itu, IL-6 juga terlibat di dalam patogenesis berbagai penyakit radang. Penyakit-penyakit tersebut biasanya susah disembuhkan dengan metode konvensional, kemoterapi antiinflamasi seperti kortikosteroid dan bahan antineoplastik. Tocilizumab ( sebelumnya dinamakan MRA ) adalah suatu reseptor antibodi monoklonal anti IL-6 yang spesifik menghambat signaling sel ke sel IL-6 dan berperan dalam terapi penyakit radang serta penyakit-penyakit yang berhubungan dengan kanker.
Telah dikembangkan suatu inhibitor reseptor IL-6 baru ( New IL-6 Receptor Inhibitor / NRI ) yang dapat dibandingkan dengan aktivitas tocilizumab sebelumnya dalam hal sifat aktivitas penghambatannya pada perkembangan sel IL-6 yang dependen. Struktur NRI ini terdiri dari VH dan VL tocilizumab pada bentuk fragmen rantai tunggal ( scFv ) yang dimerisasi dengan penggabungan pada bagian Fc immunoglobulin G1 ( IgG1 ) manusia. Dasar pemikiran penggabungan Fc terhadap komponen scFv adalah untuk meningkatkan sekresi sel-sel yang tertransdusi, memperbaiki pendimeran Fc dan memperpanjang waktu paruh dari resultan antagonis in vivo IL-6. Karena NRI disandikan pada suatu gen tunggal, maka NRI mampu menerima hantaran suatu vektor adenovirus transgenik yang direkayasa secara genetis sebagai pembawa suatu antibodi rekombinan anti IL-6 sehingga menghambat pengikatan antara IL-6 dan IL-6R. Aktivitas biologis NRI diuji dengan menggunakan dua deretan sel dependen, yaitu S6B45 ( myeloma ganda yang menghantarkan sel B ) dan KT-3 ( Lymphoma Lennert yang menghantarkan sel T ). Pengujian dilakukan dengan mengatur pengkodean vektor adenovirus RNI pada tikus, mengawasi tingkat serum NRI yang dicapai melalui hantaran gen yang menggunakan sarana virus dan karakteristik penurunan perkembangan S6B45 dan KT-3 secara in vivo. Konsentrasi NRI ditentukan dengan menggunakan metode ELISA. Sejumlah tingkatan serum NRI yang cukup digunakan sebagai anti IL-6 dapat diperoleh dengan pengenalan gen NRI yang dikombinasikan dengan penghantaran gen adenovirus dan perlakuan ini dapat menghambat perkembangan sel S6B45 secara signifikan. Penemuan ini mengindikasikan bahwa NRI adalah suatu gen yang berpeluang digunakan dalam terapi gen untuk tumor dependen IL-6.
Add comment April 15, 2008
lilingferrykosenda
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
1 comment Maret 4, 2008
lilingferrykosenda